Mengembalikan Lapangan Merdeka Sebagai Ruang Publik yang Nyaman
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, BALIKPAPAN
: Lapangan Merdeka merupakan salah satu ruang
publik yang telah menjadi ikon Kota Balikpapan. Beberapa waktu yang lalu PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan
mengeluarkan larangan berjualan di kawasan tersebut.
Namun setelah melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan,
terutama Pemerintah Kota Balikpapan, berjualan diperbolehkan di sebagian lapangan
Merdeka 1, namun hanya pada hari Sabtu dan Minggu.
"Larangan berjualan di lapangan Merdeka pada prinsipnya
adalah upaya untuk menjadikan lapangan Merdeka
nyaman bagi publik terutama sebagai tempat olahraga warga Kota
Balikpapan," kata Area Manager Communication, Relations dan CSR PT KPI
Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin, Minggu (12/11).
Chandra juga menjelaskan kebijakan PT KPI Unit Balikpapan untuk
memberikan ijin berjualan merupakan hasil koordinasi dengan para pemangku
kepentingan.
"Masukan dari pemangku kepentingan tentu menjadi pertimbangan
perusahaan. S slama masukan tersebut tidak bertentangan dengan aturan dan dapat
menjadi solusi bersama. Sampai saat ini, PT KPI Unit Balikpapan melihat lapangan
Merdeka adalah ruang publik yang harus dijaga bersama," kata Chandra.
Saat ini, setiap hari Sabtu dan Minggu memang terlihat para
pedagang berjualan di sebagian lapangan Merdeka 1, namun pada hari Senin sampai
Jumat tidak ditemukan lagi pedagang di kawasan tersebut.
"Kami melihat penataan sementara yang dilakukan di sekitar
Lapangan Merdeka menunjukkan perubahan yang signifikan. Lapangan 2 dan 3 saat
ini digunakan sebagai lokasi berolahraga dan dan sebagian lapangan 1 dipakai
untuk kegiatan berdagang di hari Sabtu dan Minggu," ungkap Chandra.
Lapangan Merdeka sendiri menurut Chandra sampai saat ini memang
dilokasikan Pertamina sebagai ruang publik bagi masyarakat Kota Balikpapan.
"Perusahaan melihat, lapangan Merdeka merupakan ruang publik yang harusnya
nyaman bagi semua orang. Lapangan Merdeka jelas merupakan aset Pertamina, oleh
karena itu Pertamina wajib melakukan pengelolaan agar lapangan Merdeka menjadi
ruang publik yang nyaman bagi semua," jelas Chandra.
PT KPI Unit Balikpapan memang beberapa kali masih memberikan ijin
berkegiatan di lapangan Merdeka 3. Ijin tersebut menurut Chandra juga merupakan
bagian dari pengelolaan.
"Kami memang masih memberikan ijin untuk penggunaan lapangan
merdeka 3, namun tentunya ijin tidak dapat diberikan apabila bertentangan
dengan kebijakan perusahaan. Menjelang pemilu, sebagai BUMN, PT KPI Unit
Balikpapan akan menjaga netralitas. Sesuai arahan pusat, aset perusahaan
termasuk lapangan Merdeka tidak boleh dipakai untuk kegiatan politik,"
jelas Chandra.
Sebagai lokasi berolahraga, lapangan Merdeka merupakan salah satu
favorit warga Kota Balikpapan. Dengan keterbatasan lokasi parkir, Chandra
berharap agar masyarakat Balikpapan yang berolahraga di lapangan Merdeka dapat
menggunakan kendaraan umum.
"Kalau semua orang menggunakan kendaraan pribadi, maka dipastikan akan kesulitan dalam pengaturan parkir kendaraan. Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat yang berolahraga di lapangan Merdeka menggunakan kendaraan umum sebagai pilihan pertama," harap Chandra.
Chandra juga mengingatkan pentingnya bersama-sama menjaga
kebersihan Lapangan Merdeka. "Ruang publik ini akan nyaman tentunya juga
butuh dukungan semua pihak. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan Lapangan
Merdeka. Buang sampah pada tempatnya dan lebih baik lagi kalau kita membawa
tempat minum sendiri," tutup Chandra. (mid)